NASIONAL
Berita
Pemerintah Perkirakan Ada Peluang Terjadinya Deflasi

KONDISI EKONOMI

Pemerintah Perkirakan Ada Peluang Terjadinya Deflasi


Telah dibaca sebanyak 703 kali
Pemerintah Perkirakan Ada Peluang Terjadinya Deflasi

JAKARTA. Pemerintah yakin inflasi tahun ini masih dalam kisaran 5% plus minus 1. Sebab, pemerintah melihat ada peluang terjadinya deflasi setelah inflasi berlari kencang.

"Selalu ada di beberapa komoditas, biasanya harga turun. Kalau deflasi bisa terjadi saat inflasi tinggi, itu untuk makanan, bisa jadi besok turun," kata Wakil Menteri Keuangan Anny Ratnawati, Selasa (3/8).

Pemerintah sebelumnya menargetkan laju inflasi tahun ini sebesar 5,3%. Namun, Badan Pusat Statistik (BPS) menilai target ini mustahil tercapai. Sebab, hingga Juli lalu, inflasi sudah melaju sebesar 4,02%.

Sementara itu, BPS juga memperkirakan inflasi masih akan berlari kencang pada bulan-bulan berikutnya. Sebab, bulan-bulan mendatang adalah waktu perayaan keagamaan seperti Lebaran dan Natal.

Pemerintah sendiri sedang berusaha mengerem laju kenaikan harga pangan yang dianggap sebagai biang kerok inflasi. Salah satunya adalah dengan menggelar operasi pasar.

Editor: Edy Can
Telah dibaca sebanyak 703 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..