kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

PDIP: Habibie berhasil melobi Arab agar Tuti bebas


Senin, 26 Desember 2011 / 13:47 WIB
ILUSTRASI. Sepeda lipat Pacific Toxic 3.0


Reporter: Dyah Megasari |

JAKARTA. Pertemuan Presiden ketiga RI, BJ Habibie dengan Pangeran Arab untuk membebaskan TKI bernama Tuti, membuahkan hasil. Hal ini diungkap oleh PDI-P Korwil Arab Saudi, Syarief Hidayat, Senin (26/12).

"Upaya Pak Habibie membantu pembebasan Tuti Tursilawati (TKW vonis mati), sepertinya membuahkan hasil positif. Prince Walid akan membantu upaya pemaafan bagi Tuti dari keluarga korban meski pada dasarnya kasus qishash sulit dimaafkan," terang Syarief.

Syarief menuturkan ikut dalam romongan BJ Habibie menemui Pangeran Walid. "Semoga saja Tuti dapat dimaafkan oleh pihak majikan," tuturnya.

TKI Tuti Tursilawati berasal Desa Cikeusik, Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat. Tuti diberangkatkan ke Arab Saudi oleh PT Arunda Bayu pada 5 September 2009 dan dipekerjakan di keluarga pengguna (majikan) Suud Malhaq Al Utaibi, Kota Thaif. Tuti sebagai TKI penata laksana rumah tangga menggunakan jasa agensi di Arab Saudi yaitu Adil for Recruitment.

Pada 11 Mei 2010, Tuti didakwa melakukan pembunuhan terhadap Suud Malhaq Al Utibi. Dia memukul majikannya, Suud, dengan benda keras di rumahnya. Pemukulan dilakukan oleh Tuti karena tindak pelecehan seksual oleh majikannya.

Tuti kemudian kabur sekaligus membawa uang senilai 31.500 real Saudi berikut satu buah jam tangan dari rumah keluar majikannya. Tuti kemudian tertangkap dan mengakui semua perbuatannya. Tuti ditahan di penjara Kota Thaif sampai saat ini.

TribunNews

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×