kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |

Ekonom Bank Permata: Inflasi Agustus 2019 sebesar 0,16% (mom) atau 3,54% (yoy)


Minggu, 01 September 2019 / 23:32 WIB
Ekonom Bank Permata: Inflasi Agustus 2019 sebesar 0,16% (mom) atau 3,54% (yoy)
ILUSTRASI. Inflasi Maret 2019

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan inflasi pada bulan Agustus 2019 akan tetap terkendali meski melandai dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,31% (mom).

Inflasi Agustus 2019 diproyeksikan akan berada di kisaran 0,16% (mom) atau sebesar 3,54% (yoy).

Penurunan laju inflasi bulanan ini didorong oleh potensi deflasi kelompok harga bergejolak, terutama beberapa harga komoditas pangan yang cenderung turun.

Baca Juga: Ini kata ekonom-ekonom soal proyeksi inflasi Agustus 2019

Yang tercatat mengalami deflasi antara lain beras dengan deflasi sebesar 0,3% (mom), daging ayam dengan deflasi sebesar 6,5% (mom), bawang merah dengan deflasi 16,7% (mom), bawang putih yang tercatat turun 8,4% (mom) dan gula pasir yang turun sebesar 0,4% (mom).

Sementara itu, ada juga barang pangan yang cenderung mendorong inflasi, antara lain cabai rawit yang tercatat 11,1% (mom) dan cabai merah sebesar 8,0 (mom).

Selanjutnya, pendorong inflasi lainnya adalah inflasi kelompok inflasi inti sebesar 3,20% (yoy) yang bergerak seiring masuk tahun ajaran baru sekolah dan juga tren kenaikan harga emas yang tercatat sebesar 6% (mom).

Untuk ke depannya, inflasi diperkirakan akan terus stabil di target inflasi BI, yaitu 3,3% - 3,5% hingga akhir tahun.

Baca Juga: CORE: Inflasi Agustus 2019 0,20% (mom) atau 3,52% (yoy)

"Ini menggambarkan komitmen pemerintah untuk terus berkoordinasi mengendalikan inflasi di tingkat nasional dan tingkat daerah, khususnya pengendalian harga pangan," ujarnya kepada Kontan.co.id, Minggu (1/9).

Selain itu, dalam rangka mengantisipasi potensi El Nino yang melemah, pemerintah diimbau untuk menerapkan kebijakan untuk menjaga harga agar tetap stabil.


Tag


TERBARU
Terpopuler

×