kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45985,97   -4,40   -0.44%
  • EMAS1.222.000 0,41%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

KPK lakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk


Senin, 10 Mei 2021 / 05:58 WIB
KPK lakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk
ILUSTRASI. Gedung KPK


Sumber: Kompas.com | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat. 

"Benar, KPK melakukan tangkap tangan di Nganjuk" kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dikonfirmasi Kompas.com pada Senin (10/5). 

Kendati demikian, Ghufron tidak merinci terkait kapan kegiatan OTT tersebut. Dia juga belum bersedia menjelaskan bukti yang diamankan KPK dari OTT kali ini. 

Ghufron kemudian menjelaskan bahwa OTT terhadap Bupati Nganjuk dilakukan atas dugaan lelang jabatan. "Diduga TPK (tindak pidana korupsi) dalam lelang jabatan," ucap Ghufron. 

"Detailnya kami sedang memeriksa, bersabar dulu nanti kami ekspose," lanjut dia. Selain itu, ia menyebutkan bahwa saat ini KPK sedang melakukan pengembangan terkait hasil OTT ini. 

Baca Juga: BKN sebut tes wawasan kebangsaan pegawai KPK berbeda dengan TWK CPNS

"Siapa saja dan berapa uang yang diamankan kita sedang melakukan pemeriksaan" ucap Ghufron. 

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat diketahui menjabat untuk periode 2018-2023. Dia merupakan politisi Partai Kebangkitan Bangsa yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur. 

Adapun, OTT ini dilakukan KPK saat masyarakat menyoroti hasil tes wawasan kebangsaan terhadap lebih dari 1.000 pegawai KPK. 

Tes wawasan kebangsaan dilakukan sebagai bagian dari proses alih status kepegawaian KPK menjadi aparatur sipil negara. Sebanyak 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lulus dalam TWK tersebut, termasuk mereka yang sedang menangani sejumlah kasus besar. (Irfan Kamil)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "KPK Lakukan OTT terhadap Bupati Nganjuk".

Selanjutnya: Angka kematian rekor, India akan rekrut ratusan mantan petugas medis militer

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×