DUGAAN INVESTASI BODONG
Polis asuransi Jaya Komara bernilai ratusan juta
Oleh Asnil Bambani Amri - Sabtu, 15 September 2012 | 11:33 WIB
JAKARTA. Meskipun bos Koperasi Langit Biru Jaya Komara sudah tiada, tetapi polisi tetap terus menelusuri aset-aset almarhum yang diduga berasal dari uang nasabah Koperasi Langit Biru yang digelapkannya.
Pada hari ketika Jaya Komara meninggal dunia, polisi telah membawa istrinya ke Kuningan, Jawa Barat. Disana, polisi menyita aset milik pendiri Koperasi Langit Biru. "Ada penyitaan sejumlah sawah di Kuningan, 10 petak sawah, dan ada Rp 640 juta dari polis asuransi milik almarhum," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (14/9).
Selai itu, saat ini kepolisian masih mendalami keterlibatan pelaku lain disamping istri dan Jaya Komara itu sendiri. Saat ini polisi membidik pengelola Koperasi Langit Biru yang menjadi pengelola keuangannya.
Kepolisian juga mengimbau kepada mereka yang pernah merasa menjadi investor atau korban Koperasi Langit Biru segera berkoordinasi untuk mengetahui perkembangan hasil penyelidikan. "Tetap harus menunggu proses peradilan berlangsung, terkait masalah kasus-kasus ini," ujarnya.
Bos Koperasi Langit Biru Jaya Komara ditangkap polisi Selasa (24/7) sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah hotel di Purwakarta. (Adi Suhendi/Tribunnews)
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
