NASIONAL
Berita
Petani Temanggung berdemo tolak PP tembakau

PROTES ATAS PP TEMBAKAU

Petani Temanggung berdemo tolak PP tembakau


Telah dibaca sebanyak 1542 kali
Petani Temanggung berdemo tolak PP tembakau

TEMANGGUNG. Sekitar 4.000 petani tembakau dari Desa Campurejo, Kecamatan Tretep, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggelar aksi membakar keranjang tembakau. Aksi yang dimulai pagi tadi adalah bentuk penolakan terhadap PP 109/2012 tentang Dampak Tembakau.

Ribuan petani yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Temanggung itu, menuntut pemerintah mencabut PP tersebut. Mereka menilai regulasi baru bagi industri dan petani tembakau itu akan menghancurkan kehidupan petani tembakau.

Para petani pun mendeklarasikan aksi pembangkangan sipil. Mereka membakar spanduk sosialisasi pilkada sebagai bentuk pembangkangan sipil.

"Petani tidak akan membayar pajak dan kami buktikan dengan membakar SPPT/surat pajak", ujar Koordinator APTI Temanggung, Agus Setiawan. Agus juga menandaskan bahwa anggota asosiasi tidak akan mengikuti segala bentuk hajatan demokrasi sampai pemerintah mau mengakomodir aspirasi mereka.

PP 109/2012 yang mengatur soal tembakau disahkan oleh Presiden SBY pada akhir Desember lalu. Pemerintah mengklaim regulasi itu untuk melindungi kesehatan masyarakat. Namun, isi regulasi itu mengatur industri rokok dari hulu hingga hilir, dengan aroma pembatasan yang ketat.

Salah satu isi regulasi itu kemudian mengarahkan petani untuk melakukan diversifikasi tanaman. "Sementara kehidupan kami dari tembakau, dan belum ada industri lain yang siap kalau kami mengalihkan tanaman. Lalu bagaimana nasib kami petani?", tutup Agus Setiawan.

Telah dibaca sebanyak 1542 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Risiko berbeda, premi tiap daerah seharusnya berbeda juga

    +

    Dalam uji coba pertama, Jasindo mengkover 600 hektare (ha) lahan dengan biaya premi Rp 100 juta.

    Baca lebih detail..

  • Agar sukses, perlu insentif bagi penyuluh lapangan

    +

    Program asuransi pertanian menjadi salah satu upaya pemerintah untuk melindungi petani dari efek perubahan iklim. Hanya saja masih banyak kekurangan yang ditemui, seperti kurangnya sosialisasi dan tidak adanya insentif bagi penyuluh pertanian lapa

    Baca lebih detail..