NASIONAL
Berita
Penyeludupan BBM masih marak

SUBSIDI BBM

Penyeludupan BBM masih marak


Telah dibaca sebanyak 431 kali
Penyeludupan BBM masih marak

JAKARTA. Penyeludupan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi ternyata masih terjadi hingga saat ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Jero Wacik, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Jero menilai, aksi penyeludupan terjadi karena selisih harga BBM bersubsidi yang jauh dengan harga BBM non subsidi. "Banyak orang nekat melakukan penyelundupan, namun kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan penangkapan," ujar Jero Senin (17/9).

Ia berharap, agar penambahan kuota subsidi BBM sebanyak 4 juta kilo liter bisa disetujui oleh DPR. "Saya kira bisa disetujui karena ini untuk rakyat," katanya optimistis.

Jero menambahkan, untuk DKI Jakarta, kuota BBM bersubsidi jenis premium sudah habis pada 15 September lalu. Karena rapat baru digelar malam ini, membuat kuota BBM yang tadinya dialokasikan untuk minyak tanah dan solar, sementara dipindahkan ke premium.

"Kalau malam ini disetujui, besok pagi kami bisa tenang dan besok tinggal dihitung penambahan kuotanya untuk 3 bulan ke depan," jelas Jero.

Telah dibaca sebanyak 431 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.