kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Pengejaran aset Bank Century terhambat soal hukum


Jumat, 27 Januari 2012 / 17:59 WIB
ILUSTRASI. Ilustrasi.Ingat, ini hari terakhir daftar lelang mobil dinas Avanza, harga limit Rp 40 jutaan . KONTAN/Cheppy A. Muchlis/02/06/2014


Reporter: Asep Munazat Zatnika | Editor: Edy Can

JAKARTA. Kejaksaan Agung mengaku kesulitan mengejar aset Bank Century yang berada di luar negeri. Wakil Jaksa Agung Darmono beralasan pengembalian aset bank yang saat ini bernama Bank Mutiara itu terkendala masalah hukum.

Menurutnya, pemerintah harus bersabar karena pengembalian aset Bank Century itu membutuhkan waktu. "Pemerintah harus menunggu hingga Februari. Kami sudah mengajukan gugatan," katanya, Jumat (27/1).

Kejaksaan Agung sudah mengajukan gugatan perdata terhadap Tarquin Limited untuk mengembalikan aset Bank Century tersebut. Gugatan Bank Mutiara telah dimasukkan ke Cantonal Court of Zurich (CCZ), Swiss sejak 1 Maret 2011. Gugatan ini untuk memperoleh aset sebesar US$ 155,9 juta yang tersimpan di LGT Bank.

Seperti diketahui, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memerintah empat menteri untuk mengejar aset Bank Century yang berada di luar negeri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×