AKSI TEROR
Komisi III DPR panggil Kapolri terkait aksi teror
Oleh Barratut Taqiyyah - Sabtu, 01 September 2012 | 16:22 WIB
JAKARTA. Mencuatnya berbagai tindak kekerasan pada bulan Agustus 2012 ini, seperti konflik Sampang sampai aksi teror di Solo, perlu segera ditangani. Untuk itu, Komisi III DPR RI akan memanggil Kapolri pada Senin (3/9) pekan depan.
"Hari Senin ini kami akan memanggil Kapolri," kata Didi Irawadi usai dialog polemik yang digelar di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (1/9).
Dalam pertemuan yang sedianya dilaksanakan pada Senin depan, Komisi III DPR akan meminta penjelasan Kapolri terkait kasus yang meresahkan ini. Komisi yang menangani persoalan hukum tersebut berharap Polri segera mengevaluasinya.
"Karena institusi ini diharapkan mengerjakan tindakan yang cepat dan jaminan perlindungan kepada masyarakat," kata Didi Irawadi.
Didi Irawadi juga mengatakan jangan sampai nanti muncul alasan bahwa aparat kepolisian kekurangan anggota sehingga tidak mampu mengatasi segala bentuk tindakan yang meresahkan masyarakat.
"Ini akan menjadi tidak elok ke depan dan kurang memberikan jaminan keamanan dan perlindungan kepada publik, sehingga solusi yang terbaik bisa dilakukan dan saya percaya kepada Kapolri akan melakukan langkah-langkah yang baik bersama pihak terkait," kata Didi. (Imanuel Nicolas Manafe/Tribunnews.com)
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
