NASIONAL
Berita
Ini pendapat tokoh mengenai Ketua BKPM yang baru

PELANTIKAN KETUA BKPM

Ini pendapat tokoh mengenai Ketua BKPM yang baru


Telah dibaca sebanyak 1397 kali
Ini pendapat tokoh mengenai Ketua BKPM yang baru

JAKARTA. Presiden baru saja melantik Chatib Basri menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menggantikan Gita Wirjawan. Walau Chatib Basri adalah seorang ilmuwan, namun sosoknya ini dinilai cukup dekat dengan dunia usaha.

Menurut Menteri Perindustrian MS.Hidayat, Chatib Basri bukanlah sosok yang baru dalam dunia usaha. Pasalnya, dari sepak terjangnya, Chatib dinilai cukup dekat dengan kalangan pengusaha, baik dalam negeri maupun luar negeri.

“Jika Presiden telah memilih, maka presiden telah mempercayakan hal itu kepadanya. Dan beliau telah dianggap mampu dan punya kapasitas untuk duduk di situ,” ujarnya.

Senada dengan MS.Hidayat, Natsir Mansyur Wakil Ketua Kadin Bidang Perdagangan Distribusi dan Logistik, menyatakan sosok Chatib Basri ini cukup mumpuni untuk menjadi Kepala BKPM. Apalagi, Chatib sering kali mengadakan diskusi dengan Kadin.

“Chatib Basri ini walau dia seorang ilmuwan, tapi beliau itu paham akan seluk beluk dunia usaha. Bahkan, beberapa road map Kadin ini juga dibuat oleh beliau,” ujarnya.

Sehingga, menurut Natsir, Presiden tidak salah pilih karena dunia usaha pasti akan menyambut dengan tangan terbuka. Apalagi, Kadin serta kalangan dunia usaha seringkali bersinergi dengannya.

Franky Sibarani, Sekjen Apindo juga sepakat dengan Natsir, di mana Chatib akan mampu menjalankan perannya dengan sangat baik.

“Saya yakin, Mas Dede (panggilan akrab Chatib Basri-red) bisa meneruskan apa yang telah dilakukan Pak Gita. Program dan langkahnya pasti akan selaras dengan apa yang telah dilakukan,” ujar Franky. Di tengah-tengah situasi krisis dunia seperti ini, menurut Franky, sosok Chatib mampu membuat kepercayaan investor untuk tetap berinvestasi di Indonesia.

Editor: Barratut Taqiyyah
Telah dibaca sebanyak 1397 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..