kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.864
  • SUN99,38 -0,55%
  • EMAS614.076 -0,49%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Ini pembahasan pejabat Korsel di Kementerian PUPR

Jumat, 10 November 2017 / 22:24 WIB

Ini pembahasan pejabat Korsel di Kementerian PUPR

Presiden Korea Selatan Moon Jae-in (tengah) bersama Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan Roeslani (ketiga kanan), Ketua Kadin Korea Selatan Yongmaan Park (ketiga kiri) dan sejumlah delagasi bisnis Indonesia dan Korea Selatan mengikuti sesi foto sebelum melakukan "Business Lunceon" dalam forum bisnis Indonesia-Korea Selatan di Jakarta, Kamis (9/11). Kadin Indonesia dan Korea Selatan menggelar forum bisnis yang dihadiri Presiden Korea Selatan Moon Jae-in untuk membahas kerja sama bilateral, bisnis, dan perdagangan. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/aww/17.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah Presiden Korea Selatan Moon Jae Jin kunjungi Presiden Joko Widodo, jajaran pemerintah Negeri Gingseng ini melakukan kunjungan strategis ke berbagai Kementerian Indonesia.

Salah satunya adalah kunjungan Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Trasportasi Korea Selatan Kim Hyun Mee yang datang ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Kunjungan tersebut membahas beberapa isu strategis antara lain perkembangan Bendungan Karian, kerjasama dalam intelligent transport system (ITS), dan perumahan.

"Pemerintah Korea akan melakukan studi kelayakan ITS. Setelah selesai baru kelihatan besaran kebutuhan pendanaan untuk proyek ITS," kata Menteri PUPR Basuki, Jumat (10/11) setelah menerima kunjungan delegasi Korsel di Kementerian PUPR.

Kerjasama ini dianggap penting oleh Basuki lantaran pemerintah punya target terapkan sistem tol tanpa henti alias Multi Lane Free Flow (MLFF) pada akhir 2018.

Meski demikian, Basuki katakan bahwa tawaran serupa juga datang dari negara lain.

"Kami mendapat penawaran dari pemerintah Hungaria. Kita akan lihat mana yang lebih efisien dan cocok untuk Indonesia," katanya

Sementara itu, Menteri Moon Jae Jin dalam kesempatan yang yang sama katakan, Korsel akan menindaklanjuti kerjasama ITS ini dengan mengirimkan para ahli pada dalam waktu dekat.

"Para ahli dari klKorea akan datang ke Indonesia untuk menganalisis, menginvestigasi dan mengimplementasikan ITS di lokasi," kata Menteri Moon.

Sementara dari sektor perumahan, Pemerintah Korea kata Moon telah dilakukan nota kesepahaman antara  Hanwa E&C Corporation dan PT Pembangunan Perumahan dalam proyek perumahan.

"Sudah ada MoU prefabricated housing construction project. Haraoannya hal tersebut mampu meminimalisir backlog perumahan, khususnya bagi orang berpendapatan menengah bawah," sambung Menteri Moon.


Reporter: Anggar Septiadi
Editor: Sanny Cicilia

KUNJUNGAN BILATERAL

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Slipi Jakarta
14 May 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]
×