NASIONAL
Berita
Ini dia berbagai kasus HAM di sepanjang 2012

DIPLOMASI HAM

Ini dia berbagai kasus HAM di sepanjang 2012


Telah dibaca sebanyak 7232 kali
Ini dia berbagai kasus HAM di sepanjang 2012

JAKARTA. Indonesia\'s NGO Coalition for Internasional Human Right Advocacy (HRWG) mencatat, sepanjang 2011, banyak sekali pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia.

Hal ini sangat bertentangan dengan pandangan dunia selama ini yang melihat Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar di Asia Tenggara dimana Islam bisa berdampingan dengan demokrasi dan HAM. Dalam prakteknya di lapangan, ternyata 2011 penuh dengan berbagai macam pelanggaran HAM.

Hal itu ditegaskan oleh Direktur Eksekutif HRWG Refendi Djamin dalam pertemuan "Catatan Setahun Politik Luar Negari HAM Pemerintah Indonesia dan Outlook 2012", di Menteng, Jakarta, Sabtu (4/2).

Dalam catatannya, terungkap sejumlah kasus pelanggaran HAM, seperti kasus-kasus kekerasan yang dilakukan aparat negara sebagai implikasi dari keterlibatan negara dalam bisnis segelintir pihak swasta.

Selain itu, kelompok minoritas semakin berada pada posisi yang terdiskriminasi dan tersingkirkan. Sedangkan di sisi lain, tidak ada tindakan kongkret pemerintah untuk melindungi kelompok-kelompok minoritas.

Lebih lanjut dipaparkan bahwa sepajang 2011 hampir setiap bulan terjadi kekerasan dan penyerangan kepada kelompok-kelompok minoritas agama dan keyakinan oleh kelompok-kelompok yang tingkat toleransinya rendah. Bahkan oleh aparat negara, hak-hak mereka yang minoritas terabaikan.

Belum lagi, menurut HRWG, banyak kasus pelanggaran HAM lain yang sampai saat ini belum terselesaikan, baik itu pelanggaran masa lalu atau pelanggaran lain yang terjadi pasca-reformasi. (Srihandriatmo Malau/Tribunnews.com)

Editor: Barratut Taqiyyah
Telah dibaca sebanyak 7232 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • DJP minta caleg dan capres transparan data pajak

    +

    Pemilihan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan presiden baru sebentar lagi mewarnai tahun 2014

    Baca lebih detail..

  • Akbar Tandjung siap jadi cawapres Jokowi

    +

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Akbar Tandjung menyatakan siap maju sebagai bakal calon wakil presiden, termasuk berpasangan dengan Joko Widodo

    Baca lebih detail..