NASIONAL
Berita
Indonesia Kian Tertinggal dari Malaysia

PENDIDIKAN INDONESIA

Indonesia Kian Tertinggal dari Malaysia


Telah dibaca sebanyak 614 kali
Indonesia Kian Tertinggal dari Malaysia

JAKARTA. Malang benar nasib bangsa ini. Meskipun dulu Malaysia banyak belajar dari Indonesia. Namun kini kondisinya kian terbalik. Duta Besar RI untuk Malaysia, Da'i Bachtiar mengungkapkan jumlah pelajar/mahasiswa Indonesia yang belajar ke Malaysia terus bertambah setiap tahunnya. Sementara jumlah pelajar/mahasiswa dari Malaysia yang belajar ke Indonesia makin berkurang.

“Sekarang ada 15.000 pelajar Indonesia di Malaysia, sementara pelajar Malaysia disini hanya 5.000 orang,” ucapnya di Kantor Kementerian Negara Pendayagunaan Aparatur Negara, Rabu (18/4).

Tak hanya di sektor pendidikan, Indonesia juga makin tertinggal dengan Malaysia di sektor pariwisata. Da'i menyebutkan, tahun lalu jumlah wisatawan Indonesia yang mengunjungi Malaysia mencapai 2.000.000 orang sementara turis asal Malaysia yang menyambangi Indonesia hanya 500.000 orang.

Hal ini menandakan bahwa pemerintah Malaysia berhasil mengemas program pariwisatanya dengan baik sehingga dapat menggaet jumlah turis lebih banyak. “Jumlah expatriat di Malaysia juga terus bertambah,” ucapnya.

Telah dibaca sebanyak 614 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..