kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.551
  • SUN103,81 -0,11%
  • EMAS603.986 -0,83%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Ditahan KPK, Bupati Halmahera Timur bantah terima suap

Senin, 12 Februari 2018 / 22:30 WIB

Ditahan KPK, Bupati Halmahera Timur bantah terima suap
ILUSTRASI. Bupati Halmahera Timur Rudi Erawan usai menjalani pemeriksaan KPK

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Bupati Halmahera Timur, Rudi Erawan, Senin (12/2). Rudi sebelumnya diumumkan KPK sebagai tersangka dalam kasus suap pada proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tahun 2016.

Rudi keluar dari gedung KPK, Senin sekitar pukul 19.40 WIB, dengan mengenakan rompi oranye, khusus untuk tahanan KPK.

Dia tak banyak berkomentar terkait kasusnya. Namun, dia membantah menerima suap dalam kasus ini.

"Enggak ada komentar ya. Mana, saya enggak terima, politik itu," kata dia, sembari berjalan ke mobil tahanan.

Pelaksana Harian Kepala Biro Humas KPK, Yuyuk Andriati mengatakan, Rudi ditahan di Rutan KPK.

"Tersangka RE ditahan untuk 20 hari ke depan mulai hari ini di Rumah Tahanan Klas 1 Jakarta Timur Cabang KPK," kata Yuyuk.

Dalam kasus ini, Rudi sebelumnya diduga menerima hadiah atau janji atau suap yang bertentangan dengan kewajibannya.

Wakil Ketua KPK Saut Situmorang menyatakan, Rudy diduga menerima suap Rp 6,3 miliar.

"Diduga RE menerima sekitar Rp 6,3 miliar," kata Saut, dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Rudy diduga menerima suap dari mantan Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku dan Maluku Utara Amran HI Mustary.

Uang untuk Rudy didapat Amran dari sejumlah kontraktor proyek tersebut, salah satunya Dirut PT Windhu Tunggal Utama, Abdul Khoir. "Uang tersebut diberikan kepada AHM (Amran) kepada RE (Rudy)," ujar Saut.

Dalam kasus ini, KPK sudah memproses 10 orang baik dari unsur swasta, pemerintahan, maupun DPR. Sebagian sudah diproses hingga pengadilan. (Robertus Belarminus)


Berita ini sudah dipublikasikan Kompas.com dengan judul: Ditahan KPK, Bupati Halmahera Timur Bantah Terima Suap


Sumber : Kompas.com
Editor : Sanny Cicilia

DUGAAN KORUPSI

Berita terbaru Nasional

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Hayam Wuruk
07 March 2018 - 08 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]