NASIONAL
Berita
Desember, PLTP Lahendong 4 di Sulut mulai beroperasi

PROYEK PLTP

Desember, PLTP Lahendong 4 di Sulut mulai beroperasi


Telah dibaca sebanyak 1601 kali
Desember, PLTP Lahendong 4 di Sulut mulai beroperasi

JAKARTA. Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Lahendong unit 4 di Sulawesi Utara akan beroperasi pada pertengahan Desember mendatang. Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Slamet Riadhy menyebut, pengoperasian PLTP berkapasitas 20 MW itu akan melengkapi tiga unit lainnya yang telah beroperasi dengan kapasitas 60 MW.

"Jadi, kapasitas terpasang Lahendong akan menjadi 80 MW dalam waktu dekat ini," ujar Slamet saat ditemui disela-sela acara Indonesian Powers & Electricity Expo (IPEX) 2011 di Jakarta Convention Centre, Selasa (15/11).

Menurut Slamet, setelah Lahendong 4 beroperasi, selanjutnya PGE akan mengembangkan Lahendong Unit 5 dan 6 dengan kapasitas 2x20 MW. Pemboran eksplorasi untuk unit 5 dan unit 6 sudah dilakukan sejak Oktober 2008. "Kami targetkan Unit 5 dan 6 beroperasi komersial di 2013," ujarnya.

Catatan saja, Sulawesi Utara memiliki potensi panas bumi dari tiga lokasi yaitu Lahendong, Lahendong Selatan (Tompaso), dan Kotamobagu.

PLTP Lahendong Unit 1 sampai 4 berasal dari Lahendong yang memiliki cadangan terbukti 80 MW dan cadangan "possible" 150 MW. Lahendong 1 berkapasitas 20 MW telah beroperasi sejak Agustus 2001, Unit 2 berdaya 20 MW awal sudah beroperasi di 2007, dan Unit 3 dengan kapasitas yang sama beroperasi sejak 2009.

Sedangkan, Lahendong unit 5 dan 6 akan dipasok dari Tompaso yang memiliki cadangan "possible" 220 MW. Nantinya, proyek Kotamobagu direncanakan memasok Lahendong Unit 7 dan 8 dengan kapasitas 2x20 MW di 2014. Potensi Kotamobagu diperkirakan mencapai 180 MW. PGE sudah melakukan kegiatan eksplorasi di Kotamobagu sejak 1989.

Editor: Dupla KS
Telah dibaca sebanyak 1601 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Simak sektor mana saja yang prospektif!

    +

    Sejak awal tahun hingga 22 September 2014, saham-saham sektor perbankan memberikan return terbesar.

    Baca lebih detail..

  • Meramal gerak IHSG setelah rekor

    +

    Analis berbeda pendapat soal prospek kinerja IHSG ke depannya.

    Baca lebih detail..