kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR13.664
  • SUN103,07 -0,13%
  • EMAS601.968 0,67%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Defisit Q3 2017 membaik jadi 1,65% dari PDB

Jumat, 10 November 2017 / 16:53 WIB

Defisit Q3 2017 membaik jadi 1,65% dari PDB
JAKARTA,03/12-TEKANAN EKONOMI INDONESIA. Pekerja sedang melakukan renovasi halte Transjakarta di kawasan Pacuan Kuda, Jakarta, Selasa (03/12). Tekanan perekonomian Indonesia di akhir 2013 terlihat dari pelemahan nilai tukar rupiah hingga masalah defisi transaksi berjalan dan neraca perdagangan. Maka untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi perekonomian Indonesia saat ini, kebijakan moneter harus diimbangi oleh kebijakan sektor riil dengan menaikan suku bunga serta mengurangi impor barang. KONTAN/Fransiskus SImbolon/03/12/2013/

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) mencatat defisit transaksi berjalan kuartal ketiga tahun ini sebesar US$ 4,3 miliar atau 1,65% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini membaik dibanding defisit pada kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 4,8 miliar atau 1,91% PDB.

Tak hanya itu, defisit transaksi berjalan pada kuartal ketiga tahun ini juga lebih rendah dibandingkan dengan defisit pada periode yang sama tahun 2016 yang sebesar US$ 5,1 miliar atau 2,09% PDB.

"Perbaikan defisit transaksi berjalan tersebut seiring dengan kenaikan surplus neraca perdagangan barang dan penurunan defisit neraca pendapatan primer," kata Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI yang dikutip dari keterangan resmi, Jumat (10/11).

Neraca perdagangan barang di kuartal ketiga tahun ini tercatat sebesar US$ 5,3 miliar, naik 9,5% dibanding kuartal sebelumnya dan naik 35% year on year (YoY). Kenaikan itu, didorong oleh meningkatnya ekspor, baik secara nilai maupun volume. Walaupun kinerja impor juga mengalami peningkatan seiring dengan kenaikan permintaan domestik.

Di sisi lain, neraca jasa kembali mencatat defisit US& 2,2 miliar, relatif sama dengan kuartal sebelumnya. Perkembangan ini dipengaruhi oleh kenaikan defisit jasa transportasi yang diimbangi oleh perbaikan kinerja beraca jasa perjalanan dan jasa lainnya.

Sementara itu, defisit neraca primer tercatat US$ 8,4 miliar, lebih rendah dari kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 8,6 miliar. Penurunannya, terutama dipengaruhi pembayaran dividen yang lebih rendah sesuai pola musiman. Selain itu, penurunan defisit neraca pendapatan primer juga karena menurunnya pembayaran pendapatan investasi langsung dan bunga pinjaman luar negeri.

Sedangkan neraca pendapatan sekunder kuartal kedua 2017 mencatat surplus US$ 1 miliar, sedikit lebih rendah dibanding kuartal sebelumnya yang sebesar US$ 1,1 miliar.


Reporter: Adinda Ade Mustami
Editor: Sanny Cicilia

BANK INDONESIA / BI

Berita terbaru Nasional

Komentar
TERBARU
KONTAN TV
Hotel Santika Premiere Hayam Wuruk
26 March 2018 - 27 March 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy
Close [X]