DAMPAK LETUSAN GUNUNG
Debu vulkanik selimuti kota Ternate
Oleh Edy Can - Selasa, 06 Desember 2011 | 11:33 WIB
JAKARTA. Debu vulkanik dari Gunung Gamalama yang meletus dinihari kemarin masih menyelimuti sebagian besar Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (6/12). Hujan abu terkonsentrasi di bagian tengah dan selatan Kota Ternate karena angin bertiup ke arah tenggara dari gunung setinggi 1.715 meter di atas permukaan laut itu.
Debu berwarna abu-abu kecoklatan itu masih beterbangan dan memenuhi sejumlah ruas jalan di Kota Ternate, seperti Jalan Pattimura, Jalan Pahlawan Revolusi, dan Jalan Jati Raya. Ketebalan debu vulkanik mengganggu penglihatan pengemudi kendaraan bermotor yang umumnya menggunakan masker dan kacamata.
Pelindung wajah juga digunakan warga saat berjalan kaki di sejumlah jalan protokol tersebut.
Hujan debu vulkanik yang mengganggu aktivitas masyarakat membuat pemerintah setempat membagikan lebih dari 3.000 masker di wilayah perkotaan Ternate. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate, Jimmy D Brifing, mengatakan, masker itu langsung habis dibagikan kepada warga. "Sekarang kami kesulitan untuk memperoleh masker karena apotek juga sudah kehabisan masker," tuturnya.
Menurut Jimmy, pembagian masker itu untuk mengantisipasi infeksi saluran pernapasan akut yang disebabkan oleh debu letusan Gunung Gamalama. (Aswin Rizal Harahap/Kompas.com)
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
