kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.733.000   -10.000   -0,36%
  • USD/IDR 18.030   -170,00   -0,93%
  • IDX 5.747   404,51   7,57%
  • KOMPAS100 759   60,97   8,73%
  • LQ45 569   42,24   8,01%
  • ISSI 197   12,24   6,63%
  • IDX30 323   24,38   8,17%
  • IDXHIDIV20 398   27,88   7,53%
  • IDX80 86   6,64   8,36%
  • IDXV30 108   6,11   5,97%
  • IDXQ30 104   7,83   8,16%

Darmin: Defisit anggaran Indonesia masih kecil


Jumat, 31 Agustus 2012 / 15:35 WIB
ILUSTRASI. Kapan update Genshin Impact 2.0 rilis? Maintenance 5 jam, bonus 300 primogem


Reporter: Anna Suci Perwitasari |

JAKARTA. Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Darmin Nasution menganggap defisit anggaran Indonesia saat ini masih tergolong kecil. Karena itu masih ada ruang untuk memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi.

"Kalau defisit tersebut dinaikkan antara 0,5% hingga 1% dari GDP, masih bisa. Masih ada ruang untuk memberikan stimulus perekonomian," kata Darmin, Jumat (31/8). Namun menurutnya hal itu tak akan terjadi tahun ini di mana defisit anggaran telah mencapai 2,23%.

Pasalnya Undang-Undang menetapkan, maksimal defisit anggaran adalah 3%. Sehingga ruang fiskal tersebut baru dapat dilaksanakan tahun depan di mana defisit anggaran ditetapkan sebesar 1,6%.

Masih adanya ruang untuk menaikkan defisit anggaran merupakan keuntungan sendiri bagi Indonesia dibandingkan negara lain seperti Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa dalam memutuskan kebijakan moneter. Salah satunya adalah dengan menurunkan tingkat suku bunga.

"Pada waktu kami melakukan efisiensi (perbankan), maka kemudian timbul ruang baru. Sehingga semua orang merasa kebijakan moneter yang dilakukan sangat hebat sekali karena ada space," pungas Darmin. Perlu diketahui, hampir seluruh negara besar yang terkena krisis berkutat dengan masalah defisit anggaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×