NASIONAL
Berita
Banggar sepakat kebijakan transfer daerah RAPBN

RAPBN 2014

Banggar sepakat kebijakan transfer daerah RAPBN


Telah dibaca sebanyak 421 kali
Banggar sepakat kebijakan transfer daerah RAPBN

JAKARTA. Panitia Kerja (Panja) Kebijakan Transfer ke Daerah Badan Anggaran DPR akhirnya menyepakati tujuh Arah Kebijakan Transfer ke Daerah Tahun dalam RAPBN 2014. Selain itu, Panja juga menyepakati besaran dana transfer ke daerah untuk 15 daerah otonomi baru (DOB).

Dalam Rapat Panja Banggar, di Gedung DPR, Kamis, (4/7), Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan, Marwanto Harjowiryono, memaparkan tujuh Arah Kebijakan Transfer ke Daerah Tahun 2014. Antara lain : Pertama, meningkatkan kapasitas fiskal daerah serta mengurangi kesenjangan fiskal antara pusat dan daerah, serta antar daerah.

Kedua, meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan ketepatan waktu pengalokasian dan penyaluran anggaran transfer ke daerah.

Ketiga, meningkatkan kualitas pelayanan publik di daerah dan mengurangi kesenjangan pelayanan publik antar daerah.

Keempat, mendukung kesinambungan fiskal nasional.

Kelima, meningkatkan sinkronisasi antara rencana pembangunan nasional dengan pembangunan daerah.

Keenam, meningkatkan perhatian terhadap pembangunan di daerah tertinggal, terluar dan terdepan.

"Terakhir,  meningkatkan pelaksanaan pemantauan dan evaluasi terhadap jenis dana transfer tertentu guna meningkatkan kualitas belanja daerah,"ujar Marwanto.

Adapun DOB yang telah dimasukkan dalam kebijakan dana transfer ke daerah tahun 2014 berjumlah 15. Meliputi 5 daerah hasil pemekaran tahun 2012 dan 10 daerah hasil pemekaran tahun 2013.

Lima DOB hasil pemekaran tahun 2012 adalah : 1) Provinsi Kalimantan Utara. 2) Kabupaten Pangandaran. 3) Kabupaten Pesisir Barat. 4) Kabupaten Manokwari Selatan. 5) Kabupaten Pegunungan Arfak.

Sedangkan 10 DOB hasil pemekaran tahun 2013 adalah : 1) Kabupaten Mahakam Ulu. 2) Kabupaten Malaka. 3) Kabupaten Mamuju Tengah. 4) Kabupaten Banggai Laut. 5) Kabupaten Pulau Taliabu. 6) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir. 7) Kabupaten Kolaka Timur. 8) Kabupaten Morowali Utara. 9) Kabupaten Konawe Kepulauan. 10) Kabupaten Musi Rawas Utara.

Paparan Marwanto tak mendapatkan respon penolakan berarti dari sejumlah anggota Banggar. Hingga akhirnya Wakil Ketua Banggar Djoko Udjianto mengetok palu tanda persetujuan.

Editor: Amal Ihsan
Telah dibaca sebanyak 421 kali



Syarat & Ketentuan Komentar :
  1. Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
  2. Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
  3. Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
  4. KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.

LIPSUS

LIPSUS Update

  • Ada ratusan produk, pilih mana?

    +

    Ada sekitar 850 produk reksadana beredar saat ini. Pilihlah yang sesuai dengan gaya investasimu

    Baca lebih detail..

  • Menimbang return reksdana dan investasi lain

    +

    Return reksadana memang ciamik sepanjang tahun ini. Tapi, belakangan muncul gejolak di pasar. Apakah lebih baik mengamankan aset di instrumen aman seperti deposito, atau emas yang harganya sekarang lebih murah?

    Baca lebih detail..