Pilkada DKI Jakarta
Ahok janjikan perubahan dalam 100 hari
Oleh Dea Chadiza Syafina - Kamis, 20 September 2012 | 22:18 WIB
JAKARTA. Calon wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berjanji melakukan perubahan dalam waktu 100 hari pertama kepemimpinannya jika memang ternyata dinyatakan menang pemilukada. Perubahan tersebut, utamanya adalah pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jakarta
"Dalam 100 hari, kami ingin masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan dan perizinan. Termasuk transparansi anggaran," ucap Ahok di posko pemenangan Jokowi-Ahok jalan Borobudur nomor 22, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/9).
Dikatakan Ahok, program-program tersebut menjadi prioritas karena merupakan harapan pemilih yang bisa direalisasikan secara langsung dan nyata. Sebab, saat ini banyak masyarakat yang tidak beruntung dan tidak dapat menikmati fasilitas kesehatan dan mengenyam pendidikan yang layak.
Tak hanya itu, Ahok juga berjanji akan meningkatkan sarana transportasi di Ibukota. Antara lain, menambah armada bus Transjakarta menjadi seribu unit. Hal itu dianggapnya penting untuk mengurai kemacetan. Termasuk juga akan mengajak aparat kepolisian bekerja sama dengan membuat yellow box di titik-titik traffic light.
"Busway dirancang dengan baik, cuma manajemennya tidak efektif. Termasuk bus di luar Transjakarta. Kita ingin dalam 100 hari rakyat bisa rasakan sesuatu yang lain," lanjut Ahok.
Tak hanya itu, Ahok juga menjanjikan akan mengatur periklanan dengan menggunakan teknologi LED. Setidaknya, media LED untuk papan iklan akan diterapkan di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman yang menghubungkan Kota dan Blok M. Dengan begitu, pemerintah daerah akan memiliki perbaikan pendapatan dari sisi pajak.
"Saya kira 100 hari itu juga sebagai sebuah uji coba kepada PNS dan kepala dinas. Apakah bisa mengikuti langkah kami atau tidak," pungkas Ahok.
- Tidak memuat isi bohong, fitnah, sadis dan cabul.
- Tidak memuat isi yang mengandung prasangka dan kebencian terkait dengan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), serta menganjurkan tindakan kekerasan.
- Tidak memuat isi diskriminatif atas dasar perbedaan jenis kelamin dan bahasa, serta tidak merendahkan martabat orang lemah, miskin, sakit, cacat jiwa, atau cacat jasmani.
- KONTAN memiliki kewenangan mutlak untuk mengedit atau menghapus komentar yang bertentangan dengan ketentuan ini.
